Cerita Dewasa 2017 Ngewe Bidan Desa Yang Syantik

902 views
Cerita Dewasa 2017 Ngewe Bidan Desa Yang Syantik – Disetiap desa telah memperoleh progam yaitu satu desa satu bidan. Kli ini di desa pelosok di daerah Majalengka, mendapatkan satu bidan baru yang cantik dan masih muda. Fani namanya, dia seorang bidan yang di tugaskan ditugaskan di desa tersebut setelah tamat dari akademi kebidanan di salah satu akademi kebidanan di Bandung, kini  dia mendapatkan pekerjaan menjadi bidan desa.
Cerita Dewasa 2017 Ngewe Bidan Desa Yang Syantik Cerita Dewasa 2017 Ngewe Bidan Desa Yang Syantik Cerita Dewasa 2017 Ngewe Bidan Desa Yang Syantik a

Cerita Dewasa 2017 Ngewe Bidan Desa Yang Syantik

Cerita Dewasa 2017 Ngewe Bidan Desa Yang Syantik – Fani mendapatkan 1 rumah dinas sekaligus sebagai tempat praktek. Kesehariannya Fani melayani pasien dengan ramah dan penuh senyum. Fani merupakan mojang bandung yang sangat cantik. Rambutnya yang panjang dan lurus, hidungnya mancung, kulitnya putih, ditambah selalu berkacamata yang membuatnya seperti artis bokep jepang.
Dia selalu memperhatikan kecantikan dan kesehatan kulitnya. Disis lain mungkin karena dia seorang bidan. Saat masih kuliah,banyak teman2nya yang iri dengannya,karena kalau jalan2 dengannya,setiap laki2 langsung tertuju pada kecantikan Fani. Namun saat ini Fani sudah memiliki pacar yang berdinas di luar jawa. Namanya Erik.
Keduanya sudah bersepakat untukmenjalin hubungan yang serius dan akan segera menikah. Namun Erik telah merenggut keperawanan fani, karena alasan jarak dan sebagai pengikat hubungan. Mereka hanya melakukan satu kali dalam berpacaran. Dan tidak akan mengulangi sebelum menikah. Walaupun LDR, namun slalu komunikasi dengan harmonis.
Fani sebagai bidan muda,namun cukup disenangi oleh warga sekitar karena pleayanannya yang cepat dan tak pandang bulu dalam membantu orang desa. Bahkan Fani pun mau datang ke rumah warga desa apabila diperlukan mendadak. Keteladanan Fani tersebut membuat kagum kepala desa tersebut bernama Pak Ratno. Pak Ratno cukup disegani di desa itu, selain kepala desa 2 periode, beliau juga tuan tanah yang kaya raya.
Pada suatu ketika Fani dipanggil ke tempat kepala desa untuk menjalin kerja sama dan akan ditambah fasilitas kesehatan, karena desa tersebut jauh dari rumah sakit, dan saat ini hanya Fani lah yang menjadi andalan warga saat sakit. “Selamat sore pak” salam Fani setelah sampai di rumah pak kades. ” Oh iya, bu bidan ya? masuk sini. Ujar pak Ratno mempersilahkan Fani duduk. Akhirnya mereka ngobrol di ruang tamu rumah pak kades yang sangat megah.
Awalnya pak Ratno membicarakan serius tentang program kesehatan, namun lama kelamaan karena melihat paha Fani yang sangat mulus, dan baju seragam bidan yang memiliki lingkar dada yang cukup kebawah, pak Ratno sontak merasakan nafsu yang mulai timbul. Matanya semakin menatap ke dada Fani. “Pak Kades, kok liat saya jadi gitu?…” tanya Fani. “Ah gak ko, bu bidan satu ini cakep banget., ngomong ngomong dah punya pacar belum?” Canda pak kades sambil melirik paha Fani.
Fani semakin tak nyaman dengan lirikan pak Kades yang tanpa berkedip memperhatikan body dan kecantikan fani. Karena waktu menjelang Magrib, Fani pun pamit untuk pulang ke rumah dinasnya. Fani meninggalkan sebuah kertas yang berisi identitas nomor HP apabila ada warga yang membutuhkannya. Pak Kades hanya geleng geleng kepala melihat bidadari putih bersih dan cantik meninggalkan rumahnya.
Setelah sampai di rumah dinas, Fani langsung mandi. Tak lama kemudian saat Fani belum selesai mandi , Fani  mendengar ketukan dari pintu, dan ketukannya seperti orang yang tergesa gesa memerlukan pertolongan. Karena jiwa Fani adalah jiwa penolong, kemudian dengan cepat dengan Fani hanya menggunakan handuk putih yang melilit tubuhnya, Fani dengan cepat membuka pintu. membuka pintu,
“Aduuuh pak saya kira siapa tadi, ternyata pak Kades… maaf saya baru mandi, masuk pak…”. Setelah masuk Pak Ratno duduk di kursi. “Ada apa ya pak, ada yang bisa saya bantu?,,”Fani bertanya sambil menutupi belahan dadanya yg sedikit terbuka. “Oh… gak papa kok, hanya mampir aja kebetulan bapak habis beli gorengan, jadi bu bidan saya belikan sekalian…,,? pak Kades menjawab sambil matanya mulai jalang melihat belahan dada Fani yang masih basah dengan air…
“Aduh bapak gak usah repot repot pak, ya sudah bapak mau minum apa???” tanya Fani pada pak Kades yang bengong melihat keindahan tubuh Fani. “Ngg… gak gak gak…ngak usah repot2 bu..,cukup air putih saja,,? Jawab pak Kades dengan gugup sambil mulutnya menganga tak tahan ingin memeluk tubuh seksi Fani.
Fani pun membawakan air putih segelas untuk pak Kades dengan pakaian serba minimnya, Fani memakai gaun tidur warna putih tanpa lengan dan celana yang pendek sepaha. Lalu Fina berbincang2 dengan pak Ratno  sambil makan gorengan yang di beli pak Ratno, pada saat asik ngobrol, tiba2 saja hujan dengan lebatnya, Fani pun menutup pintu agar air tidak masuk ke rumah, karena hujan lebat disertai angin yang kencang.
Merekapun ngobrol dengan asiknya. Sampai sampai menjadi akrab, mereka berbincang2 kesana kemari dari masalah pekerjaan sampai masalah seks. Fani pun mengakui bahwa seks adalh hal yang biasa dan pak Ratno bukan orang lain baginya. Karena melihat kesempatan sedikit terbuka, perlahan2 pak Ratno menggeser duduknya mendekati Fani, Fani pun membiarkannya,karena dia tidak curiga sama sekali.
“Wah pasti beruntung sekali ya, laki laki bisa dapetin bu Bidan, ngomong ngomong kapan nikahnya?” tanya Pak kades.
“Kalau saya sich sebagai wanita ya siap siap aja, tapi kan calon saya masih banyak pekerjaan, nunggu saat yangtepat aja…” Jawab Fani.
“Wah,kalau begitu bu Bidan sabar saja dulu,,ngomong2 baju tidur bu bidan  bagus sekali,boleh saya pegang kainnya,,? Pengen banget belikan buat istri saya bu bidan.? Canda pak Kades.
“Tentu Boleh pak… kainnya enak  lho pak kalau buat tidur”. kata Fani sambil memajukan badannya ke hadapan pak Kades. Tapi,bukannya memegang kain baju Fani, pak Kades malah mengelus2 perut Fani dari luar. Sontak Fanipun terkejut dan sedikit menjauh, “Eh… eh… pak Kades kok malah ngelus ngelus perut saya?”.. Geli tau pak…?” Sahut Fani sambil berjalan mundur.
Namun Pak kades kembali mendekati Fani ..”M…M..maaf bu bidan, bapak kira bu bidan sudah hamil,,hehe.”  Pak kades bingung dan membalas dengan candaan sambil memegang tangan lia.
Karena melihat Fani tanpa perlawanan atau penolakan, Pak Kades semakin mendekati dan melingkarkan tangannya ke bahu Fani.
“Aduuuh Pak kades ni,,, Jangan begini pak, nanti ketahuan istri bapak, lagian saya mengannggap bapak sudah seperti bapak saya sendiri.,,”Kata Fani dengan senyum…
”Bu bidan pokonya tenang saja, istri saya kalaupun tahu nda’ akan berani marah,,jujur bapak kok mulai ada rasa sama bu bidan ya ?”. Fani tetap tersenyum sambil memandangi pak iwan.
”Pak, jangan… ingat istri bapak di rumah… jangan pak , saya bukan istri bapak ”. Fani berkata dengan sopan.
Fani melepaskan tangan Pak Kades dari tubuhnya, tapi pak Kades tidak menyerah,dia kemudian meniupkan nafasnya ke tengkuk Fani yg di tumbuhi rambut halus dan telinga sampai dada mulus Fani. Fani pun mulai menggelinjang merasa geli, lalu dengan cepat pak kades membelai2 rambut Fani yg panjang dengan lembut. Melihat suasana yang sepi dan dingin dan ternyata pak kades sudah mencampurkan serbuk perangsang di gorengan yang diberikan tadi, dengan mudah Fani pun terbawa hanyut dalam pelukan pak Kades.
Dengan sangat cepat Fani terbawa arus gairah nafsu pak Kades badannya panas dingin karena sentuhan2 Pak kades. Dengan liarnya tangan Pak Kades, langsung memasukkan jari2nya ke dalam baju tidur Fani, perlahan satu per satu kancing baju dilepas dan Fani hanya pasrah. Kemudian dengan leluasa pak Kades  meremas2 payudara Fany yg tidak terlalu besar namun sangat menggairahkan dan juga kenyal. Sementara mulut Pak Kades menempel di bibir Fani yg kemerah2an, lidahnya menyusup mencari2 lidah Fani, cukup lama mereka berciuman dengan penuh nafsu, Fanipun mulai mendesah keenakan “Aaaaaaaccchhhhhh… eeeehhhmmmmmm..paaakkkk…”.

Fani sudah tidak merasakan dinginnya angin dan hujan… seluruh tubuhnya penuh dengan keringat, terlihat wajah Fani memerah menahan nafsu. ”Aaaaaacchhhhh … oohhhh Bapak mau apa??? Kenapa badan saya begini pak,,?”. Pak Kades hanya tersenyum dan terus melumati leher mulus Fani

Pak Kades langsung mengangkat tubuh Fani dan membawanya ke kamar Fani
“Saya akan memberikan kenikmatan bu bidan malam ini,,?” Pak Kades berkata sambil melepas kaosnya dan celana panjangnya. ”Ampuun pak… jangan ,,, lepaskan saya …saya masih perawan..”. Fani masih sempat berpikir dengan akal sehatnya, dia berbohong kepada Pak Kades agar merasa kasian dan menghentikan perlakuan kejinya. Namun sayang, karena nafsu sudah tak terbendung, pak Kades malah semakin semangat mendengar Fani masih perawan.

Dengan cepat Pak Kades yang sudah ngos ngosan itu mengulum bibir Fani yang manis dan tipis . Pak Kades melapas baju Fani, akhirnya telanjanglah tubuh bagian atas Fani yg indah. Fani hanya bisa mendesis dan memejamkan matanya saat celananya di tarik Pak Kades. Fani terlihat malu karena dia tinggal mengenakan CD berwarna putih saja. Payudaranya sudah tak berbusana lagi. Puting payudranya terlihat pink memerah. Payudaranya yang kenyal menambah gairah pak Kades. “Wah.. kamu benar benar perawan bu bidan…hehehehe.” sambut pak Kades.

Cerita Dewasa 2017 Ngewe Bidan Desa Yang Syantik – Dengan cepat Pak Kades kemudian melumat habis seluruh wajah Fani . Fani hanya pasrah dan terus mendesah karena sudah terangsang oleh serbuk yang merasuk ke tubuhnya. Dengan tiba tiba kedua tangan Fani mulai memeluk tubuh Pak Kades. Pak Kades langsung menghisap puting sebelah kanan Fani, sedangkan puting yg sebelah kiri di main2kan dengan jari tangannya. Fani semakin terangsang dan bertambah liar  saat pak Kades menjilat2 putingnya, ”Oooooohhhhh… ssstttt.. cuku pak, saya nggak kuat…Aaaachhhhhh.”.
karena sudah tak tahan lagi, apalagi kontol pak Kades sudah ngaceng maksimal, kemudian tangan pak Kades menarik keluar CD Fani yg sudah cukup basah, kembali pak Kades mengagumi kemolekan tubuh bidan ini, vagina nya memerah merekah, mungkin karena kulitnya yg putih. di daerah sekitarnya tumbuh bulu2 halus,tapi tidak lebat.
Dengan penuh nafsu, pak Kades langsung saja menciumi bibir vagina Fani dengan buasnya,, terdengar bunyi mulut pak Kades sedang beradu kenikmatan dengan vagina Fani “Aaaachhh,,aaaaachh,, Ssstttttt … pak udah donk.. jangan diterusin ,,”. Fani memegangi kepala pak Kades dengan erat, sedangkan kepalanya sendiri bergerak ke kiri dan ke kanan menahan nafsu.
Dengan jari telunjuknya, pak Kades  mulai mengngocok dengan cepat liang vagina fani, sontak Fani pun semakin meracau ”Aaaaacchhhhh,, apa yang bapak masukan ke dalam vagina saya … aaaachhhh..”. Pak Kades hanya tersenyum gembira dan menambah kocokannya ke vagina Fani

Akhirnya Fani  pun mengalami orgasme yg cukup deras hanya karena cumbuan Pak Kades di vagina nya.. Pak Kades terus menerus menjilati bibir vagina Fani yang sudah basah dengan cairan kenikmatan. Fani mulai terkejut saat vaginanya di gosok gosok oleh benda lunak yang besar. Fanipun sempat melirik ke bawah ternyata kontol pak Kades yg terlalu besar baginya, karena penis pacarnya pacarnya tidak sebesar dan sepanjang itu.

Cerita Dewasa 2017 Ngewe Bidan Desa Yang Syantik – Tak sabar dan waktu semakin malam, kemudian dengan tergesa gesa pak Kadespun mendorong kontolnya yang perkasa untuk masuk ke dalam Vagina Fani… ”Aaaaaaccchhhh Pelan…. pak,, sakiiittt”, Fani khawatir. Namun pak Kades terus mendorong pantatnya,  akhirnya sedikit demi sedikit kepala kontol pak kades memasuki lobang vagina Fani.

“Aaaaaaacccchhhhhhh…. sakiiiittt paaakkkk….”. Fani menjerit halus merasakan vaginanya mulai terisi penuh oleh kontol pak Kades.
“Acchhhhhhhh,,perih banget paak”, Dengan sekali sentakan kontol pak kades masuk semuanya ke dalam vagina Fani yg terus berdenyut2.

Kemudan pak Kades terdiam sejenak, kontolnya di dalam vagina Fani, setelah Fani mulai menggeliat2 barulah Pak Kades melakukan genjotannya perlahan, mengeluar masukkan dan memutar2 mencari2 titik kenikmatan Fani. “Aaaaaaahhh lebih cepat paaakkk… aaaahhhhh…..”. Akhirnya jeritan perih fani berubah menjadi desah kenikmatan.

“Fani selain cantik, vagina kamu juga masih rapet… nikmat banget…” Kata Pak kades sambil menggenjot vagina Fani. Pak kades kemudian membalik badan Fani agar posisi menungging, kembali di sodok lobang kenikmatan itu dari belakang. Payudara Fani menggantung dengan indahnya sambil diremas2 dan putingnya dipelintir dengan ganas oleh Pak Kades. Tak berapa lama kemudian Fani memuncratkan Cairan kenikmatannya saat orgasmenya yg kedua, menyusul pak Kades juga tidak dapat menahan kenikmatan karena pijatan2 vagina Fani. Banyak sekali sperma yg di muntahkan pak Kades kedalam rahim Fani. Fani sangat merasakan hangat sekali dinding rahimnya di basahi dengan tumpahan sperma pak Kades.

Akhirnya merekapun lemas tak berdaya, diam tanpa suara sambil berpelukan. Akhirnya pak kades dapat menaklukkan dan memuaskan Fani bidan impian di desanya, walaupun dia curiga bahwa Fani tidak perawan lagi. Fani terus menerus disetubuhi sampai menjelang pagi, 4 kali mereka melakukan percintaan . Vagina Fani dipenuhi dan diisi terus menerus sperma kental pak Kades. Fani pun sadar dia akan segera hamil, karena waktu itu adalah masa suburnya.

Keesokan harinya Fani terbangun tanpa sehelai benangpun menutupi tubuhnya, pak Kades sudah tidak ada lagi di sampingnya, mungkin sudah pulang pikirnya. Jam menunjukkan pukul 2 Siang, terdengar ada ketukan pintu, Fani terkejut dan mengira pak kades akan datang kembali. setelah di buka ternyata betapa kagetnya Fani yg datang adalah pacarnya yang sedang cuti dalam bertugas.
Kemudian Erik menjemput Fani untuk pulang ke kota, dan beberapa hari kemudian Erik melamar Fani untuk menjadi istrinya, Fani pun menerimanya. Akhirnya selang 3 minggu Fani langsung dinikahi oleh Erik tapi Fani tidak akan bisa melupakan kenangan nikmat yg telah diberikan oleh Pak Kades.

Incoming search terms:

  • www cerita sexs dengan hewan com
  • cerita sex perawan bidan desa

Tags: #cerita daun muda #cerita dewasa #cerita ngentot #cerita sex #mesum #ngentot #perkosaan #porno #terbaru 2017

Tinggalkan pesan "Cerita Dewasa 2017 Ngewe Bidan Desa Yang Syantik"

Penulis: 
    author